
Sinergi Babinsa dan Pemerintah Desa, Serda Irfan Suryadi Ikut Bahas APBDes Perubahan Tabumela 2025

Tilango, 28 Agustus 2025 – Suasana aula kantor Desa Tabumela siang itu terasa berbeda. Kursi-kursi telah tersusun rapi, warga desa perlahan berdatangan, dan perangkat desa bersiap menyambut kegiatan penting: Musyawarah Desa tentang Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Perubahan Tahun Anggaran 2025. Tepat pukul 14.00 Wita, acara dimulai dengan penuh khidmat. Dalam kegiatan itu hadir Serda Irfan Suryadi, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, yang senantiasa mendampingi masyarakat dalam urusan pembangunan maupun keamanan.
Kehadiran seorang Babinsa bukan sekadar formalitas. Di tengah dinamika desa, peran Babinsa menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat keamanan. Serda Irfan Suryadi hadir dengan semangat menjaga suasana kondusif, memastikan musyawarah berjalan lancar, serta memberikan dorongan moral agar warga merasa aman menyampaikan pendapat. Ia memahami, bahwa desa yang tenteram adalah fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan.
Selain Babinsa, musyawarah ini turut dihadiri berbagai unsur penting desa. Hadir Efendi S. Ipango, S. Ip (Kepala Desa Tabumela), Rano Akuba, S. Pd (Sekretaris Desa), Jabir Mantu (Wakil Ketua BPD), Hasim Mopango (Ketua LPM), serta Erwin Djua (Ketua Koperasi Desa). Tidak ketinggalan aparat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama yang menjadi penyeimbang dalam pengambilan keputusan. Kehadiran mereka mencerminkan kebersamaan dan keterlibatan semua unsur dalam menentukan arah pembangunan.
Musyawarah Desa dimulai dengan pembukaan resmi, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menggema penuh semangat di aula desa. Setelah itu, doa bersama dipanjatkan agar seluruh rangkaian berjalan lancar dan keputusan yang diambil membawa keberkahan bagi Desa Tabumela. Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti ruangan, menandakan bahwa musyawarah ini bukan sekadar formalitas, tetapi wujud nyata semangat gotong royong.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tabumela Efendi S. Ipango, S. Ip, menegaskan pentingnya musyawarah ini. Ia menyampaikan bahwa APBDes Perubahan menjadi instrumen penting untuk menyesuaikan rencana pembangunan dengan kebutuhan mendesak masyarakat. “Kita ingin setiap rupiah yang dikelola desa benar-benar bermanfaat bagi warga, baik di bidang pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat,” ujarnya penuh keyakinan.
Selanjutnya, Sekretaris Desa Rano Akuba, S. Pd menyampaikan paparan keuangan. Dengan rinci, ia menjelaskan perubahan pos-pos anggaran, termasuk penyesuaian prioritas belanja. Transparansi ini menjadi bukti bahwa pemerintah desa ingin memastikan setiap warga memahami arah penggunaan dana, sehingga tidak ada yang merasa tertinggal.
Setelah mendengarkan paparan, musyawarah berlanjut pada pembahasan inti. Dalam forum ini, masyarakat bersama BPD dan pemerintah desa menyepakati pengalokasian anggaran untuk lima bidang utama: penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan bencana, keadaan darurat, dan mendesak desa. Setiap bidang dibahas dengan cermat, agar pembangunan berjalan seimbang.
Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling hidup. Warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, kritik, maupun masukan terkait rencana anggaran. Perdebatan sehat pun terjadi, namun semua disampaikan dengan semangat membangun. Kehadiran Babinsa turut memberikan rasa aman, sehingga warga lebih leluasa menyampaikan pendapat tanpa ada rasa sungkan.
Setelah melalui rangkaian diskusi panjang, akhirnya kesepakatan bersama tercapai. APBDes Perubahan TA 2025 Desa Tabumela resmi ditetapkan, dengan tanda persetujuan dari masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa dan pemerintah desa. Kesepakatan ini menjadi bukti bahwa demokrasi di tingkat desa berjalan dengan baik, terbuka, dan partisipatif.
Kegiatan musyawarah ini membawa manfaat besar. Tidak hanya menghasilkan keputusan anggaran, tetapi juga mempererat kebersamaan antara pemerintah desa dan warganya. Semua pihak merasa memiliki peran, merasa didengarkan, dan bersama-sama menjaga transparansi keuangan desa. Hal ini akan menumbuhkan kepercayaan sekaligus semangat gotong royong.
Masyarakat Desa Tabumela berharap agar hasil musyawarah ini benar-benar diwujudkan dalam program nyata. Mereka ingin pembangunan yang merata, pemberdayaan yang menyentuh lapisan bawah, serta pelayanan yang makin baik. Harapan itu disambut optimistis oleh perangkat desa yang berkomitmen mengawal pelaksanaan APBDes sesuai hasil kesepakatan.
Dari awal hingga akhir, musyawarah ini menunjukkan bahwa kekuatan desa terletak pada sinergi. Pemerintah desa, warga, tokoh masyarakat, dan Babinsa yang hadir menjadi gambaran nyata bahwa kerja sama adalah kunci keberhasilan pembangunan.
Rangkaian kegiatan musyawarah akhirnya selesai pada pukul 17.45 Wita. Semua berjalan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Kehadiran Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, Serda Irfan Suryadi, menjadi penegas bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung setiap langkah pembangunan desa.
