
Dandim 1315/Kabgor Juara Menembak Pistol di Ajang Sinergitas P4GN BNN, Wujudkan Gorut Bersih Narkoba

Gorontalo Utara, 28 Agustus 2025 – Langit cerah di atas Kecamatan Angrek menjadi saksi ketika semangat kebersamaan dan tekad kuat memberantas narkoba menyatu dalam satu panggung besar. Bertempat di Lapangan Tembak Pistol Brigif 22/Otamanasa Jalan Popalo, kegiatan Sinergitas Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) resmi digelar dengan mengusung tema Satu Target, Satu Misi: Wujudkan Gorontalo Utara Bersinar Bersih Narkoba.
Dipimpin langsung oleh Brigjen Pol. Sri Bardiyati, S. Sos., M.Si., Kepala BNNP Gorontalo, acara ini menghadirkan berbagai unsur Forkopimda, TNI-Polri, BNN, hingga pemerintah daerah. Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M. Sos., Dandim 1315/Kab. Gorontalo, yang tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, tetapi juga keluar sebagai Juara I Lomba Menembak Pistol Presisi 15 Meter.
Sebagai seorang Komandan Kodim, Letkol Roma bukan sekadar hadir dalam acara seremonial. Ia memikul tanggung jawab besar: memimpin dan mengendalikan satuannya dalam pembinaan teritorial serta membina kemampuan personel Kodim agar selalu siap mendukung tugas pokok pertahanan negara. Kehadirannya dalam kegiatan ini menegaskan bahwa upaya melawan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat hukum, tetapi juga bagian dari strategi pertahanan wilayah.
Kegiatan ini semakin bermakna dengan kehadiran pejabat penting dari berbagai instansi. Tampak hadir Kolonel Arh Louis Ferdinan P., S.T. (Kasipers Kasrem 133/NW), Kolonel Inf Drs. Sukriyanto Puluhulawa, M.IP., M. Han. (Kasilog Kasrem 133/NW), AKBP Satria Perdana (Dir Samapta Polda Gorontalo), Letkol Inf Mukhlis Cahyo Nugroho Budiono, S.IP. (Danyonif 713/ST), Letkol Inf Prawito (Danyonif 715/Motoliato), Mayor Inf Marlon (Dandenma Brigif 22/Otamanasa), hingga Suleman Lakoro, SH., MM (Sekda Gorontalo Utara).
Selain itu, hadir pula Ismiyati Rustam Tuna, SKM., M. Kes. (Kepala BNNK Gorontalo Utara), perwakilan kepolisian, aparat TNI, hingga tokoh-tokoh strategis lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan betapa seriusnya sinergi lintas sektor untuk membentengi Gorontalo dari bahaya narkoba.
Kegiatan dimulai dengan laporan panitia, pembukaan resmi, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa. Suasana khidmat terasa, namun semangat antusias mulai membara ketika acara dilanjutkan dengan lomba menembak pistol presisi 15 meter yang diikuti oleh perwakilan TNI, Polri, BNN, hingga instansi pemerintah.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Sri Bardiyati menekankan pentingnya solidaritas dan sinergi antar-aparat. Lomba menembak ini bukan sekadar adu ketangkasan, melainkan simbol kekompakan kita. Mari kita terus bersinergi, memperkuat komunikasi, dan berkolaborasi dengan baik. Ingat, tidak ada ampun bagi jaringan peredaran narkoba. Kita harus tegas terhadap pengedar, namun memberi ruang rehabilitasi bagi para pengguna agar bisa kembali sehat dan produktif,” tegasnya. Sambutan itu menyalakan semangat seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum komitmen bersama: melawan narkoba sampai tuntas.
Senada, Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, SH., MM, dalam sambutannya mengajak semua elemen bersatu menjaga generasi muda. Narkoba tidak mengenal usia, profesi, atau wilayah. Semua berpotensi menjadi korban. Oleh karena itu, kita wajib melindungi masyarakat, terutama generasi muda. Pemerintah daerah sepenuhnya mendukung program P4GN agar Gorontalo Utara benar-benar menjadi daerah bersinar bersih dari narkoba,” ungkapnya sebelum secara resmi membuka lomba menembak.
Tak kurang dari 50 peserta ikut ambil bagian. Mereka berasal dari berbagai instansi: Polda Gorontalo, Korem 133/NW, Brigif 22/Otamanasa, Yonif 715/Motoliato, Kodim 1314/Gorut, Bea Cukai, Imigrasi, BNN se-Kabupaten/Kota, Polres Gorut, Satradar 224 Kwandang, Satgas Lanal Kwandang, hingga Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara.
Persaingan berlangsung sengit, namun hasil akhirnya menempatkan Letkol Arh Roma Laksana Yudha sebagai Juara I dengan skor 94 poin. Disusul Brigpol Jefrain (Brimob Polda Gorontalo) sebagai Juara II dengan skor 92 poin, dan Brigpol Edgar (Brimob Polda Gorontalo) meraih Juara III dengan skor 85 poin. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Dandim 1315/Kab. Gorontalo tidak hanya piawai dalam memimpin, tetapi juga tangguh di lapangan.
kegiatan ini untuk memperkuat sinergitas antar-stakeholder dalam melawan narkoba, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk menjadikan Provinsi Gorontalo bersih dari narkoba. Lomba menembak menjadi simbol: setiap peluru yang tepat sasaran menggambarkan konsistensi aparat dalam menarget jaringan narkoba tanpa kompromi.
Lomba ini lahir dari kesadaran kolektif bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi bangsa. Tanpa kebersamaan, mustahil memberantas jaringan yang terus bertransformasi. Karena itu, acara ini hadir sebagai jawaban: menyatukan langkah, mempererat soliditas, dan membangun kepercayaan publik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh semangat baru: aparat dan masyarakat berjalan seiring, saling mendukung, dan konsisten memerangi narkoba. Jika sinergi ini terus dijaga, Gorontalo Utara bukan sekadar menjadi daerah bersinar, tetapi juga menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia.
Acara Sinergitas Program P4GN ini bukan hanya seremonial, melainkan perwujudan nyata komitmen bersama. Dari sambutan penuh makna, partisipasi puluhan instansi, hingga kemenangan Letkol Arh Roma Laksana Yudha, semua menjadi rangkaian yang saling menguatkan pesan: narkoba adalah musuh bersama, dan hanya dengan kebersamaan kita bisa menaklukkannya.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini ditutup dengan penuh kebersamaan. Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M. Sos., Dandim 1315/Kab. Gorontalo, berdiri gagah bukan hanya sebagai juara menembak, tetapi juga sebagai simbol keteladanan prajurit yang siap menjaga rakyat dan negeri dari ancaman narkoba. Acara selesai dalam keadaan aman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan, meninggalkan pesan kuat: Gorontalo Utara Bersinar, Bersih Narkoba, adalah misi yang bisa diwujudkan jika kita melangkah bersama.
